Pertemuan, membahas berbagai persoalan di wilayah Desa Pulojaya, terutama di sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga
KARAWANG, Media Prestasi ][ Bakal calon Kepala Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, Atam, menerima kunjungan silaturahmi sejumlah rekan media di kediamannya, Sabtu sore (19/09/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan di wilayah Desa Pulojaya, terutama di sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga.

Dalam diskusi itu, Atam menyoroti keluhan klasik yang kerap dialami petani saat musim panen berbarengan dengan musim hujan. Sulitnya menjemur padi membuat kualitas gabah menurun dan harga jual anjlok.

Menurutnya, jika nanti dirinya dipercaya dan diberi amanah oleh masyarakat untuk memimpin Desa Pulojaya, ia berkomitmen akan menganggarkan pembelian mesin pengering padi (dryer) melalui dana desa.

"Mesin pengering padi sangatlah penting. Mengingat dalam musim panen saat hujan, terkadang sulit untuk menjemur padi. Maka padi menjadi basah dan berdampak pada harga jual yang sangat murah. Jelas merugikan petani," keluh Atam kepada awak media.

Ia menambahkan, dengan adanya mesin pengering padi milik desa, petani tidak lagi bergantung pada cuaca. Petani bisa langsung mengeringkan hasil panennya dengan kadar air yang ideal sehingga harga jual tetap stabil dan menguntungkan.

"Jika ada mesin pengering padi, maka cuaca tidak akan menjadi masalah lagi. Petani kita harus untung, bukan buntung," tegasnya.

Atam berharap, gagasan tersebut bisa menjadi salah satu solusi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Pulojaya.

*Andy Nugroho*